Minggu pagi, biasanya saya akan gowes keluar. Ke mana pun tujuannya. Tapi Minggu pagi kali ini rasanya malas sekali. Rasa-rasanya berat sekali untuk beranjak dari kasur. Akhirnya saya tidur lagi. Demikian ungkapan kemalasan pagi ini. Menolak kalah sama rasa malas hari ini, siang hari agak sore saya keluar rumah dan mulai gowes. Ke mana saja yang agak jauh. Saya punya cukup waktu untuk gowes sampai dua jam.
| Berhenti sebentar untuk motret. Di Ngoro ini meskipun kawasan industri, hampir tidak adak landmark yang menandai dan memberitahu bahwa kita sedang berada di Ngoro. Ya, mungkin ada, pabrik-pabrik itu. |
Saya gowes menyusuri jalan menjauh dari kampung saya. Sambil mendengarkan musik dari pemutar mp3 di saku. Sekitar empat lagu saya dengarkan, pelan-pelan langit semakin gelap. Sertinya akan hujan. Dan benar saja, ketika lagu ke lima berputar rintik hujan mulai turun. Di depan sana di ujung jalan ada tempat berteduh. Saya melipir ke sana. Rupanya ini tempat orang jualan bakso dan es goder. Tidak ada rencana, tapi akhirnya saya memesan segelas es goder demi bisa berteduh di sini. Sungkan juga kalau ikut neduh tapi diam aja. Tapi saya suka pengalaman tak terduga seperti ini.
Hujan baru mulai dan semakin deras saja. Saya tidak tahu harus menunggu berapa lama. Saya tidak buru-buru tapi kalau harus menunggu lama ya males juga. Baru sebentar berangkat gowes masak harus balik lagi. Beruntung hujan tidak terlalu lama. Sejenak setelah es goder di gelas saya habis, hujan mulai reda setelah sempat deras lagi.
Ketika hujan benar-benar reda saya lanjut gowes lagi. Jalanan masih basah dan banyak genangan. Saya lanjut gowes meski air nyiprat ke mana-mana. Kali ini saya gowes ke Ngoro. Seperti biasa, tanpa tujuan pasti hanya ingin muter-muter saja. Sampai sedati saya berhenti sebentar untuk berfoto.
Saya senang sekali bisa gowes hari ini. Melawan rasa malas dengan sisa-sisa tenaga. Pulangnya saya memutar lewat Mojosari. Sampai Mojosari saya mampir beli pentol. Melihat jalanan di sini sepertinya di sini tidak hujan deras seperti di Ngoro tadi. Setelah beli pentol saya lanjut gowes pulang. Sampai rumah ternyata tidak hujan.
Comments
Post a Comment