Full width home advertisement

Post Page Advertisement [Top]

Ada banyak taman di Kota Malang, seperti halnya banyak kota seantero negeri yang bersolek dengan taman kota untuk bersaing demi sebuah piala adipura, atau untuk fasilitas publik yang memang sudah seharusnya tersedia. Salah satu taman kota yang sering Saya kunjungi adalah Taman Slamet.
Taman Slamet

Saya suka dengan taman Slamet karena terletak agak berjarak dari jalan raya, jalan utama lalu lalang warga kota, membuatnya terasa tenang, nyaman, dan sudah pasti asri. Apa lagi di taman ini terdapat fasilitas akses internet gratis melalui jaringan nirkabel yang disediakan.
Pengunjung Taman Slamet.

Seperti kebanyakan tempat yang selalu dikunjungi orang, meski tidak banyak, di Taman Slamet terdapat beberapa penjaja jajanan di tepi jalan yang mengelilingi taman. Ada bakso, soto, pecel, coklat, kopi, dan satu yang paling saya suka, Es Puter, memang tak selembut gelato tapi selalu membuat saya ingin mencicipi.
Es Puter.

Cara Saya menikmati Taman Slamet adalah dengan berangkat bersepeda kemudian memarkir sepeda di tempat yang sudah disediakan. Dengan agak letih dari tempat parkir sepeda Saya berjalan menghampiri penjual Es Puter, beli kemudian membawa ke tempat duduk di dalam taman. Di tempat duduk di dalam taman Saya biasa menyesap Es Puter sambil melamun tentang apa saja.

Satu fasilitas yang tidak Saya temui sebagai ruang publik adalah toilet umum. Mengkin dari awal dirancang memang tidak direncanakan untuk membangun toilet. Sampai sekarang kalau nongkrong di Taman Slamet kemudian mendadak ingin buang air kecil maupun besar, Saya bergegas mencari tempat terdekat dengan fasilitas toilet umum atau sekalian pulang saja.

No comments:

Post a Comment

Bottom Ad [Post Page]