Full width home advertisement

Post Page Advertisement [Top]

Belakangan ini Saya sedang rajin-rajinnya lari atau jogging hingga jauh. Selain untuk menurunkan berat badan dan sudah pasti agar sehat bugar. Saya berlari untuk mempersiapkan diri untuk mengikuti Jawa Post Fit East Java Marathon 2017 di Jembatan Suramadu tanggal 12 November besok.
Ilustrasi Saya sedang berlari.
Awal mulanya saya berlari hanya untuk bersenang-senang saja, itung-itung olahraga rutin biar kalau ada teman atau siapa saja yang tiba-tiba mengajak naik gunung, Saya tidak ngos-ngosan di jalan. Seorang teman menganjurkan untuk berlari paling tidak seminggu tiga kali. Namun biar tetap disiplin dan jadi kebiasan ternyata itu tidak gampang. Seminggu tiga kali ternyata capaian yang sulit, kadang cuma dua kali, kadang sekali, bahkan bisa tidak sama sekali. Puncaknya saat bulan puasa kemarin hanya berlari sekali di awal bulan. Setelah itu tidak berlari sama sekali hingga Hari Raya Idul Adha.

Karena sudah lama tidak berlari, Saya merasa harus memulai lagi. Benar-benar memulai dari awal. Tatkala sebelum bulan puasa, Saya mampu berlari hingga tiga kilometer. Namun saat pertama kali mencoba berlari lagi, Saya hanya mampu berlari satu kilometer, itu pun sudah ngos-ngosan dan capek sekali. Tidak apa-apa lah untuk sebuah awal baru. Besoknya Saya berlari lagi, kali ini target Saya adalah dua kilometer.

Lambat laun Saya mampu berlari lebih jauh lagi. Target Saya ialah mampu berlari hingga lima kilometer tanpa ngos-ngosan dan santai. Karena lima kilometer ialah kategori lomba yang akan Saya ikuti pada marathon di Jembatan Suramadu besok. Ini juga yang menjadi alasan dan sebuah target pencapaian, agar mampu berlari lebih jauh lagi. Saya tidak menargetkan untuk mememenangkannya, bisa finish dalam batas waktu yang ditentukan saja sudah merupakan prestasi bagi Saya. Atau sederhananya agar disiplin berlatih dan terus berlari hingga menjadi kebiasaan dan kebutuhan.

No comments:

Post a Comment

Bottom Ad [Post Page]