Full width home advertisement

Post Page Advertisement [Top]

Saya akan bercerita tentang film-film yang telah saya tonton dari awal tahun sampai sekarang ini. Tidak semuanya film baru, bahkan ada yang dari zaman dulu. Saya menonton karena saya penasaran dan suka. Bakalan ada sedikit spoiler. Jadi ini review suka-suka dari Saya.
Ilustrasi nonton film.


  • Not One Less

Film ini bercerita tentang pendidikan di China, berlatar belakang desa miskin tahun 90'an, entah tahun berapa tepatnya. Sekolah dengan satu guru yang sekaligus menjadi kepala sekolahnya. Suatu ketika Guru satu-satunya harus meninggalkan sekolah, pulang ke kampung halaman yang jauh karena ibunya sedang sakit. Untuk mengisi kekosongan itu, didatangkanlah seorang guru pengganti, tapi ternyata guru pengganti ini masih belia juga, hanya beberapa tahun saja dari usia para murid. Sebelum meninggalkan sekolah, Kepala Sekolah berpesan bahwa jangan sampai ada satu pun murid yang berkurang, apa pun alasanya, dan dimulailah drama dari sini. Di akhir film ada penjelasan singkat tentang kondisi pendidikan di China saat itu, tidak jauh berbeda dengan yang dikisahkan dalam film.


  • Wind River

Seorang pemburu menemukan jejak kaki dengan darah bercecer di salju. Ia mengikuti jejak tersebut dan menemukan seorang korban pembunuhan yang ternyata orang yang dia kenal. Ia melapor ke polisi setempat, kemudian dilakukanlah penyelidikan. Karena dianggap mengenali daerah setempat, Ia diminta turut membantu penyelidikan. Memori kelam masa lalu keluarganya pun turut bermunculan. Adakah kaitan dengan keluarganya?


  • The Mountain Between Us

Dua penumpang pesawat yang apes, pesawatnya jatuh di atas gunung es. Eh tapi masi beruntung mereka masih hidup meski cedera, sedangkan pilot yang terserang stroke saat menerbangkan pesawat yang membuat mereka jatuh, tewas.  Apesnya lagi, saat mau terbang, pilot pesat tidak melapor ke ATR, sehingga kecelakaan mereka pun tidak akan terlacak. Perjalanan pun dimulai, mencari jalan ke pemukiman terdekat yang tidak tahu di mana. Buat saya, film semacam ini seperti selalu memberi harapan bagi siapa pun yang mau berusaha bahkan saat sudah putus asa sekali pun.




  • November Criminals

Anak SMA yang ditinggal tewas oleh temannya yang dibunuh di kedai kopi. Dia sangat terobsesi untuk mencari pembunuhnya sebab dia tidak begitu percaya dengan polisi. Semakin dekat dia untuk menemukan siapa pembunuh temannya, semakin dekat pula dia dengan kematian dia sendiri.


  • The End of the Fucking World

Ini series sebenarnya, bikinan Netflix. Saya sendiri juga tidak begitu paham dengan maksud ceritanya. Tapi saya suka dan menikmati menontonnya. Kadang saya berpikir, nonton film memang tidak harus paham ceritanya, asal dapat dinikmati saja.


  • When We First Met

Ini film juga dari Netflix. Seorang cowok yang gak sengaja bisa kembali ke masa lalu, ke masa di mana dia bertemu dengan cewek idamannya. Tapi cewek yang disukainya ini ternyata tidak bisa dimiliki. Ya memang begitulah, we always can't have the people we love. Begitu menyadari ia bisa kembali ke masa lalu, ia tidak mensia-siakan kesempatan ini. Dia berusaha memperbaiki setiap kesalahan. Apapun dia lakukan agar cewek yang dia suka bisa menjadi miliknya. Tapi betapa dia berusaha merubah keadaan takdir selalu menang. Akhirnya dia tahu dia tidak bisa merubah takdir seperti yang dia mau karena setiap orang punya takdirnya masing-masing. Satu hal yang akhirnya dia sadari, apa pun yang terjadi saat ini meski tidak sesuai keinginan, kita tetap bisa berkompromi.


  • The Cloverfield Paradox

Awalnya Saya kira kelanjutan dari 10 Cloverfield Lane tapi ternyata entahlah, karena ceritanya masih soal alien-alien juga, tapi kali ini di luar angkasa. Sekelompok astronot di luar angkasa dari berbagai latar belakang disiplin ilmu sedang melakukan serangkaian uji coba pembuatan energi baru terbarukan yang abadi dengan kekuatan lebih besar dari pada nuklir. Beberapa kali gagal hingga cadangan energi yang mereka miliki menipis, hanya bisa dilakukan satu kali lagi uji coba. Di ambang kegagalan ini uji coba mereka berhasil, tapi sekalinya berhasil mereka malah terkirim ke dimensi lain yang membingungkan.


  • Wonder

Tema keluarga yang diangkat film ini lumayan berat juga menurut Saya, tapi bisa disampaikan dengan ringan. Bagaimana mengasuh anak yang terlahir "berbeda".


  • Murder On the Orient Express

Film detektif-detektifan yang apik sekali. Tentang bagaimana seorang detektif yang naik kereta kemudian dengan kebetulan terjadi pembunuhan di atas kereta tersebut. Sang detektif bekerja keras menemukan siapa pembunuh dengan banyaknya petunjuk dan kemungkinan yang membingungkan.


  • It

Saya tidak terlalu suka film horor sebenarnya, tapi film ini menyampaikan cerita dengan berbeda dari film horor yang pernah saya tonton sebelumnya. Yang beda itu cara menakut-nakutinya.


  • Lion

Betapa bermanfaatnya google maps diceritakan dalam film ini. Meski film ini secara pelan-pelan menyampaikan manfaat google maps, film ini bukan tentang geografi atau peta. Diangkat dari kisah nyata, seorang anak kecil, Saroo, di India yang terpisah dengan kakanya saat berada di Stasiun. Saroo terbawa kereta sejauh dua malam perjalanan sementara kakaknya entah ke mana. Ibunya yang miskin itu tentu saja mencarinya. Saroo terkatung-katung di kota hingga ditampung di panti asuhan. Saat ditanya dari mana asalnya, Saroo tidak pernah bisa menyebutkan dengan benar sehingga tidak ada yang bisa membantunya kembali pulang. Untuk beberapa waktu tinggal di Panti Asuhan sampai ada sepasang suami-istri dari Australia mengadopsinya. Saroo tumbuh besar hingga dewasa dengan baik di Australia. Suatu malam saat nongkrong bersama dengan teman-temannya, mereka bercerita tentang asal-usul mereka. Saroo bercerita tentang masa lalunya sampai bisa ke Australia. Seorang temannya nyeletuk tentang Google Maps, kenapa tidak mencoba mencarinya saja di sana?


  • The Wind Rises

Jepang, negara makmur dengan teknologi termutakhir itu ternyata dulu pernah bangkrut. Mengambil seting waktu pasca perang dunia ke-2, The Wind Rises berkisah tentang impian anak muda mengembangkan pesawat terbang sendiri yang mampu bersaing dengan negara lain. Bukan hanya bersaing tapi juga memenangkan perang dengan musuh. Ini film animasi, jadi segala macam imajinasi digambarkan dengan apik. Film ini lumayan  memotivasi saya, paling tidak secara pribadi, untuk terus belajar dan berusaha. Tidak menyia-nyiakan dukungan darai pihak lain, apa lagi saat sedang bangkrut.

No comments:

Post a Comment

Bottom Ad [Post Page]